Belajar dari Manusia Setengah Salmon (Raditya Dika)

Sengaja menuliskan beberapa quotes menarik yang sudah aku baca dari bukunya Raditya Dika “Manusia Setengah Salmon” untuk memudahkan aku mengingat setiap kalimat penuh inspirasi ini sehingga aku dapat menikmati hidup dengan caraku sendiri…

  1. Ketika sesuatu sudah mulai sempit dan tidak nyaman, saat itulah seseorang harus pindah ke tempat yang lebih luas dan (dirasa) cocok untuk dirinya. Rumah ini tidak salah. Yang kurang tepat itu bila dua hal dirasa sudah tidak lagi menyamakan tetap di pertahankan untuk bersama. Mirip seperti gue dan dia. Dan, dia memutuskan untuk pindah. (Hal. 29)
  2. Putus cinta sejatinya adalah sebuah kepindahan.
    Bagaimana kita pindah dari satu hati, ke hati yang lain.
    Kadang kita rela untuk pindah, kadang kita dipaksa untuk pindah oleh orang yang kita sayang, kadang bahkan kita yang memaksa orang tersebut untuk pindah. Ujung-ujungnya sama: kita harus maju, meninggalkan apa yang sudah menjadi ruang kosong.
    (Hal: 36)
  3. Sebaiknya, semakin bertambah umur kita, semakin kita dekat dengan orangtua kita.
    Kita nggak mungkin selamanya bisa bertemu dengan orangtua kita. Orangtua kita bakalan ninggalin kita, sendirian.
    Dan kalau hal itu terjadi, sangat tidak mungkin untuk kita mendengar suara menyebalkan mereka kembali. (Hal: 133)
  4. Sesungguhnya, terlalu perhatiannya orang tua kita adalah gangguan terbaik yang pernah kita terima. (Hal: 134)
  5. Your first date is his/her timeline (Hal: 152).
  6. Mick Jagger: you cant always get what you want, but if you try, sometimes you just might find you get what you need.
    (Hal: 161).
  7. Tumbuh dewasa memang menyenangkan, tapi tumbuh dewasa juga harus melalui rasa sakit-sakit ini.
    The pains of growing up.

    “Pindah” menjadi dewasa berarti siap menghadapi rasa sakit dan melihat hal-hal yang menyakitkan itu sendiri. (Hal: 203)
  8.  Salah satu tanda orang udah dewasa adalah ketika dia sudah pernah patah hati.
    (Hal: 204)
  9. Perjuangan untuk pindah adalah perjuangan untuk melupakan. (Hal: 244)
  10. Hidup sesungguhnya adalah potongan-potongan antara perpindahan satu dengan lainnya.
    Kita hidup diantaranya. (Hal: 254)
  11. Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah sesuatu hal yang pasti. (Hal: 255)
  12. Untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gak perlu menjadi manusia super.
    Hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah. (Hal: 256)
  13.  “Kenapa semuanya jadi pindah secepat ini?”
    “Ya, mau gimana? Emang harus begini kan? Kita kan nggak bisa ngelawan waktu. Semuanya pasti berubah.” (Hal:257)
  14. Mungkin, gue hanya perlu mencari kebahagiaan-kebahagiaan kecil diantara semua perpindahan ini. (Hal: 258)
  15. Manusia setengah salmon, manusia yang berani pindah dengan segala kemungkinan nantinya, pindah dari satu hati ke hati yang lain, pindah untuk mencari apa yang kita butuhkan. Sama seperti salmon yang berani bermigrasi, melawan arus sungai, berkilometer jauhnya hanya untuk bertelur. Sekalipun itu tidak gampang. Namun perpindahan pasti terjadi.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: